Home » , » Honorer Mahkamah Agung Tidak Masuk Database BKN

Honorer Mahkamah Agung Tidak Masuk Database BKN

Anda Honorer Mahkamah Agung RI? sudahkahkah Anda membaca surat Sekretaris Mahkamah Agung kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) yang menyangkut status tenaga honorer di lingkungan MA dan pengadilan-pengadilan di bawahnya.. Ternyata banyak sekali nasib Honorer Mahkamah Agung yang ternyata belum diperhatikan pemerintah.

Dalam Surat tersebut ternyata disampaikan bahwa Jumlah tenaga honorer itu sebanyak 1.801 orang (database dulu) yang mungkin sekarang jumlahnya sudah semakain banyak sekarang, Sampai sekarang hari ini (16/04/2010), belumlah jelas kepastian, apakah mereka dapat diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (PNS).

Berdasarkan Pasal 6 ayat (2) PP Nomor 48 Tahun 2005, tenaga honorer yang bekerja pada instansi pemerintah dan penghasilannya tidak dibiayai oleh APBN/APBD, dapat diangkat menjadi CPNS apabila tenaga honorer yang dibiayai APBN/APBD sudah diangkat secara keseluruhan menjadi CPNS.


Berikut salinan surat tersebut yang tertanggal 8 Mei 2009. Tertanda, Rum Nessa, Sekretaris Mahkamah Agung (MA). Nomornya 293/Bua.2/Peng.01.2/V/2009. yang filenya bisa anda download >>di Sini<<

4 komentar:

  1. memang betul sampai dengan sekarang saya telah 11 tahun HONORER di Pengadilan Negeri dibawah naungan Mahkamah Agung R.I blm terdaftar di BKN Pusat , mungkin masih banyak lagi yang teman-teman yg lain juga sama nasibnya ....mengapa M.A.R.I tdk melakukan pendataan kembali seluruh HONORER mulai dari sekarang ...tapi percuma juga ngomong krn tak akan didengar krn kita tenaga honorer ini cuma bisa apa ...... ?????????????????? semoga mata hati nurani para pimpinan kita di M.A.R.I ...di Pengadilan Tinggi...di Pengadilan Negeri ..terbuka , melihat dan melakukan tindakan sebagaimana yang kita semua tenaga honorer inginkan.......semoga saja amiiiiiin .

    BalasHapus
  2. betul juga... tapi knapa stiap ada keluarga pejabat di lingkup MA, PT, yang jadi tenaga honor di setiap Pengadilan, paling lama 3 tahun sudah terangkat jadi PNS... apa memang begitu ya hukum alam...????

    BalasHapus
  3. Apapun yang sudah terjadi, Semoga nasib honorer Mahkamah Agung menjadi semakin jelas..

    BalasHapus
  4. Assalamu Alaikum wr-wb, perkenalkan nama saya ibu Rosnida zainab asal Kalimantan Timur, saya ingin mempublikasikan KISAH KESUKSESAN saya menjadi seorang PNS. saya ingin berbagi kesuksesan keseluruh pegawai honorer di instansi pemerintahan manapun, saya mengabdikan diri sebagai guru disebuah desa terpencil, dan disini daerah tempat mengajar hanya dialiri listrik tenaga surya, saya melakukan ini demi kepentingan anak murid saya yang ingin menggapai cita-cita, Sudah 9 tahun saya jadi tenaga honor belum diangkat jadi PNS Bahkan saya sudah 4 kali mengikuti ujian, dan membayar 70 jt namun hailnya nol uang pun tidak kembali bahkan saya sempat putus asah, pada suatu hari sekolah tempat saya mengajar mendapat tamu istimewa dari salah seorang pejabat tinggi dari kantor BKN pusat karena saya sendiri mendapat penghargaan pengawai honorer teladan, disinilah awal perkenalan saya dengan beliau, dan secara kebetulan beliau menitipkan nomor hp pribadinya 0853-1144-2258 atas nama Drs Tauchid SH.MSI beliaulah yang selama ini membantu perjalan karir saya menjadi PEGAWAI NEGERI SIPIL. alhamdulillah berkat bantuan bapak Drs Tauchid SH.MSI SK saya dan 2 teman saya sudah keluar, Wassalamu Alaikum Wr Wr

    BalasHapus